Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

"Wild" Sebuah Pelarian Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

      Wild adalah Film keluaran tahun 2014 di Amerika, drama film biografi hidup ini disutradarai oleh Jean-Marc Vallee. Skenario oleh Nick Hornby berdasarkan kisah Cheryl yang menyimpang bersama Laura Dern (sebagai ibu), Thomas Sadoski, Michiel Huisman dan Gaby Hoffmann dan beberapa peran pendukung. Film ini ditayangkan di Festival Film Telluride pada tanggal 29 Agustus 2014 dan dirilis teatrikal pada tanggal 3 Desember 2014 di Amerika Utara. Wild dibuka untuk kajian kritis positif, dengan banyak pujian yang menuju kinerja Reese Witherspoon dan Laura Dern. Kedua aktris ini menerima nominasi Academy Award dalam kategori Aktris Terbaik dan Aktris Pendukung Terbaik masing-masing. Wild bercerita tentang perempuan muda yang melakukan pendakian Pacific Crest Trail yang jalurnya terbentang dari Kalifornia sampai Kanada dengan jarak total sepanjang 2.663 mil atau setara dengan 4.286 Km. Pada bulan Juni 1995, meskipun kurangnya pengalaman mendaki, Cheryl seorang janda ini memi

Anoa, Hewan Endemik Sulawesi Yang Terancam Punah

        Anoa adalah hewan endemik Sulawesi, sekaligus maskot provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan letak persebarannya, hewan ini tergolong fauna peralihan. Sejak tahun 1960-an, anoa berada dalam status terancam punah.Dalam lima tahun terakhir populasi anoa menurun secara drastis. Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 5000 ekor yang masih bertahan hidup. Anoa sering diburu untuk diambil kulit, tanduk dan dagingnya.        Ada dua spesies anoa, yaitu: Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis).Kedua jenis ini tinggal dalam hutan yang tidak dijamah manusia. Keduanya juga termasuk jenis yang agresif dan sulit dijinakkan untuk dijadikan hewan ternak (domestikasi). Kedua jenis ini dibedakan berdasarkan bentuk tanduk dan ukuran tubuh.Anoa dataran rendah relatif lebih kecil, ekor lebih pendek dan lembut, serta memiliki tanduk melingkar. Sementara anoa pegunungan lebih besar, ekor panjang, berkaki putih, dan memiliki tanduk kasar dengan

Kura-Kura Blanding, Kura-Kura Yang Mampu Berenang Di Bawah Es Ini Terancam Punah

Kura-kura Blanding ( Emys blandingii   or   Emydoidea blandingii ) adalah kura-kura semi-akuatik dari keluarga Emydidae. Kura-kura Amerika Utara ini dianggap sebagai spesies yang terancam punah. Sebagian besar Kura-kura tidak memiliki kemampuan mengatasi udara dingin dengan baik. Namun jenis Kura-kura ini dapat berenang dibawah es tepatnya di wilayah Great Lakes di Amerika. Kura-kura Blanding adalah kura-kura berukuran sedang dengan panjang cangkang rata-rata sekitar 18-23 cm (7,1-9,1 in) dengan maksimum 25,5 cm (10,0 in). Yang membedakan dari kura-kura ini adalah dagu kuning cerah dan tenggorokan. Cangkang atau tempurung atas berbentuk persegi dan sedikit pipih sepanjang garis tengah, dan lonjong jika dilihat dari atas. Tempurung kura-kura ini berbintik-bintik kuning berwarna terang dengan garis-garis pada berwarna gelap. Cangkang kura-kura ini lebih rendah, berwarna kuning dengan bercak gelap simetris. Kepala dan kaki kura-kura ini berwarna gelap dan biasanya berbintik atau

Dugong, Si Sapi Laut Yang Terancam Punah

Dugong/Sapi Laut        Dugong   ( Dugong dugon ) adalah sejenis   mamalia   laut yang merupakan salah satu anggota   Sirenia   atau lembu laut yang masih bertahan hidup selain   manatee. Duyung bukanlah ikan karena menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat   evolusi dari   gajah. Ia merupakan satu-satunya hewan yang mewakili   suku   Dugongidae. Selain itu, ia juga merupakan satu-satunya lembu laut yang bisa ditemukan di kawasan perairan sekurang-kurangnya di 37 negara di wilayah   Indo-Pasifik,   walaupun kebanyakan duyung tinggal di kawasan timur Indonesia dan perairan utara   Australia.   Duyung atau dugong adalah satu-satunya mamalia laut   herbivora atau   maun   (pemakan dedaunan), dan semua spesies sapi laut hidup pada perairan segar dengan suhu air tertentu.        Dugong sangat bergantung kepada   rumput laut   sebagai sumber makanan, sehingga penyebaran hewan ini terbatas pada kawasan pantai tempat ia dilahirkan. Hewan ini membutuhkan kawasan jelajah yang luas, per

Sepanjang 2016 Sudah 1.061 Hektar Lahan Terbakar di Riau

Lahan gambut yang di atasnya terdapat tumbuhan sagu ditanam warga di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, hangus terbakar, Jumat, 3 Juni 2016. Kebakaran ini sudah dua hari terjadi dan warga berusaha semampu mereka memadamkan, namun tak berhasil. RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau merilis total luas lahan yang terbakar di Riau sejak awal tahun 2016 hingga Juni mencapai 1061 hektar. Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger menuturkan jumlah ini sudah jauh berkurang jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2015 lalu. "Tahun ini penurunannya sudah sangat jauh menurun sekali jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu pada bulan yang sama. Tahun lalu itu bulan Juni sudah mencapai 5 ribu hektar lebih," tutur Edwar kepada wartawan, Senin (20/6/2016). Sementara ini, dari jumlah tersebut, konsentrasi sebaran titik api yang ditangani oleh Tim Satgas Siaga Darurat Karlahut paling banyak berada di Kabupat

Memahami Karakter Manusia

Source : Google Image Banyak orang suka buat rencana. Lalu besoknya bikin lagi. Besoknya bikin lagi. Tapi nggak ada satu pun yang jadi . Mengapa kok bisa begitu ya? Florence Litteur, penulis buku laris "Personality Plus" menguraikan, ada 4 sifat dasar atau karakter manusia. Kalau semua sudah dipahami, kita akan sangat terbantu sekali berhubungan dengan berbagai macam karakter atau tipe kepribadian orang lain. Kita jadi mengerti mengapa seorang suami tiba-tiba marah sekali ketika meja kerjanya yang sebelumnya berantakan kita atur menjadi rapi. Kita juga akan mudah memahami mengapa seseorang begitu gampang berjanji… dan hebatnya, dengan mudah pula ia lupa, "Oh ya, saya lupa" katanya sambil tertawa santai. Kita juga akan mudah mengerti mengapa seseorang nggak mau dengar sedikitpun pendapat kita, tak mau kalah, terus saja mempertahankan diri, selalu merasa benar dengan pendapatnya dan makin sengit bertengkar kalau mau coba-coba mengalahkannya. Apa saja 4 kar

14 Tempat Wisata Terbaik Di Kabupaten Sinjai Yang Wajib Anda Kunjungi

       Sinjai adalah salah satu kabupaten yang ada di wilayah Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bone. Jarak antara Kota Sinjai dengan Kota Makassar sekitar ± 220 km dengan waktu perjalanan sekitar 4 jam dari Kota Makassar menggunakan angkutan umum. Kota Sinjai memiliki banyak obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Jika anda memiliki rencana untuk berwisata ke daerah Sulawesi Selatan, maka Kota Sinjai adalah salah satu tempat wisata yang perlu anda kunjungi. Berikut 14 tempat wisata terbaik di Kabupaten Sinjai versi Beranda Rimba : 1. Taman Purbakala Batu Gojeng berada di puncak Bulupoddo, Karangpuang. Di dalam kawasan wisata itu terdapat kuburan batu serta ditemukan berbagai jenis benda cagar alam budaya seperti, fosil kayu dan peti mayat serta keramik yang diperkiran berasal dari zaman Dinasty Ming. 2. Rumah Adat Karampuang berada ditengah-tengah perkampungan tradisional tua di desa Tompobulu. Di tempat ini masyarakat setempat meyakini sebaga

17 Juni Hari Melawan Desertifikasi Dan Kekeringan Dunia

Photo / Beranda Rimba        Desertifikasi adalah kondisi dimana tanah semakin kering karena kekurangan air  yang  dipicu oleh ulah manusia, pemanasan global dan perubahan iklim. Luas lahan kering (dryland) atau ekosistem yang dicirikan oleh kondisi kekurangan air saat ini mencapai 40% lahan dunia, termasuk di dalamnya lahan garapan, padang rumput, sabana dan padang pasir. Sebanyak 38% warga dunia atau 2,7 miliar penduduk tinggal di wilayah-wilayah ini. Mereka menyumbang separuh dari produksi ternak dunia. Tanah merupakan sumber daya yang terbarukan, tetapi hanya jika melakukan investasi dalam menetralkan degradasi tanah, Kehidupan kita ,dan peradaban bergantung pada tanah. Ketika sepiring makanan disajikan di depan Anda, apa yang terlintas dalam pikiran? Hanya sedikit dari kita yang benar-benar memikirkan hal itu, tapi itu adalah titik akhir dari suatu proses yang panjang dan rumit. Tanpa tanah, hanya akan ada piring yang kosong. Untuk mengatasinya, dunia harus mengolah lahan

Hutan dan Gambut Indonesia: Antara Kemenangan dan Tantangan dari Raksasa IOI

Hari Jumat 3 Juni lalu, mungkin bagi banyak orang adalah hari Jumat biasa. Tetap menyenangkan karena akhir minggu sudah dekat. Tapi bagi kami dan ribuan orang yang telah mengirimkan e-mail ke General Mills, Jumat itu adalah Jumat kemenangan. Sebuah langkah yang berarti bagi masa depan hutan Indonesia. Hari itu, General Mills yang memproduksi Betty Crockers menyetujui untuk menghentikan pembelian pasokan minyak sawit dari IOI, perusahaan Malaysia yang terbukti mempunyai hubungan dengan pengrusakan hutan di Kalimantan. IOI, salah satu perusahaan minyak sawit terbesar dari Malaysia, tengah menghadapi masa-masa sulit. Bukan hanya telah kehilangan sertifikasi berkelanjutan RSPO  (Roundtable Sustainable Palm Oil)- organisasi untuk kelapa sawit yang berkelanjutan dan penangguhan status keanggotaannya, namun juga satu persatu pelanggannya mulai meninggalkan bisnis dengan IOI. Laporan terbaru yang diluncurkan Greenpeace menunjukan daftar janji yang tidak ditepati oleh IOI, khususnya komitmen di

Warisan Kebakaran Hutan IOI Terungkap di Pertemuan Sawit Eropa

Jakarta, 9 Juni 2016 - Analisis baru mengungkapkan jangkauan kebakaran di dalam dan di sekitar konsesi kelapa sawit milik grup IOI di Indonesia. Temuan tersebut telah dipublikasikan Greenpeace Internasional bersamaan dengan pertemuan organisasi minyak sawit berkelanjutan atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Milan, Eropa. Jakarta, 9 Juni 2016 - Analisis baru mengungkapkan jangkauan kebakaran di dalam dan di sekitar konsesi kelapa sawit milik grup IOI di Indonesia. Temuan tersebut telah dipublikasikan Greenpeace Internasional bersamaan dengan pertemuan organisasi minyak sawit berkelanjutan atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Milan, Eropa. RSPO menangguhkan keanggotaan perusahaan kelapa sawit IOI Malaysia pada Maret 2016 karena telah  terbukti melanggar kriteria RSPO, salah satunya adalah pembukaan lahan gambut, dan isu-isu lainnya. [1] IOI merespon situasi tersebut dengan melayangkan gugatan terhadap RSPO, dimana dia juga termasuk anggota pendirinya. Empat ha

"Racing Extinction" Film Dokumenter Yang Membahas Tentang Kepunahan Spesies Hewan Terbesar Di Bumi

       Film dokumenter berjudul " Racing Extinction " karya sutradara peraih Accademy Award, Louie Psihoyos, adalah Film dokumenter yang menggambarkan dunia yang telah mengalami enam kali kepunahan besar, yang terakhir terjadi adalah punahnya dinosaurus. Hanya dalam waktu satu abad, setengah dari spesies di bumi akan musnah. Sang sutradara menyajikan fakta-fakta ilmiah hewan apa saja yang akan segera punah jika manusia tidak bertindak melindungi mereka. Louie dan krunya juga melakukan operasi penyamaran dalam film tersebut untuk mengungkap perdagangan ilegal spesies langka. Ada tumpukan ribuan sirip hiu di Tiongkok dan insang Ikan Pari Manta dari Indonesia.        Film juga menggambarkan beyapa tersiksanya Bumi akibat ulah manusia yang menghasilkan sekian banyak gas karbon dioksida dan metana ke atmosfer sehingga menyebabkan semakin asamnya lautan. Sebuah kamera khusus dirancang untuk merekam kepulan asap CO2 dan metana tak terlihat dari knalpot mobil, kapal, manusia

Berkegiatan Alam Bebas Dikalangan Pelajar

Oleh : Jumadil Awal         Mendaki gunung saat ini sudah menjadi tren dan gaya hidup. Mulai dari Anak Kuliahan, SMA hingga SMP, menikmati udara segar di alam terbuka sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang ingin bersantai ria dan menikmati alam. Bermunculannya pendaki-pendaki baru, dan banyaknya Komunitas Pecinta Alam (KPA) yang dibuat oleh sekumpulan pelajar atau mahasiswa, menjadikan pendakian dan mengeksplore alam semakin mudah bagi masyarakat. Selain itu, mendaki gunung yang sebelumnya hanya dilakukan oleh sekolompok mahasiswa pecinta alam dan pendaki berpengalaman, kini semua umur bisa merasakan atau menikmati sensasi di alam liar. Di dunia pendaki gunung, mendaki saat ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting dan tempat pelarian yang mendesak, mulai dari anak kecil hingga orang tua sudah banyak yang melakukan pendakian. Pendaki yang baik seharusnya memiliki pengetahuan tentang alam. Sehingga banyak orang yang tidak punya pengetahuan tentang alam atau pengalaman s